About Me
- Unknown
Blog Archive
Kalender
Perhitungan pada sistem konversi Masehi – Hijriah ini memungkinkan terjadi selisih H-1 atau H+1 dari tanggal seharusnya untuk tanggal Hijriyah
Jadwal Salat Hari Ini
iBlogMarket
IBX5A7840D500044
Friday, 14 August 2015
Wednesday, 5 August 2015
Dai Ambassador
“Jika sore tiba, janganlah tunggu waktu pagi, jika pagi tiba, janganlah tunggu waktu sore. Manfaatkan masa sehatmu sebelum tiba masa sakitmu dan manfaatkan masa hidupmu sebelum tiba ajalmu.” — Ibnu Umar, Putra Umar bin Khattab
Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Assalamu’alaykum Wr Wb...
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Wabihinasta’in wa ‘ala ummuriddunya waddin, wasalatuwassalamu ‘ala asrafil ambiya iwalmursalin, wa’ala alihi wasahbihi ajma’in. Amma ba’du
Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puja serta puji syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang tak pilih kasih tak pandang sayang, yang nikmatnya tak terhitung tak terbilang, yang dengan nikmat tersebut kita bisa berkumpul di tempat ini untuk bertatap muka beradu pandang.
Salawat teriring salam tak lupa kita curahkan kepada putra gurun pasir, yang pada subuh senin dia lahir, patung-patung disekitar ka’bah jatuh tersungkir, yaitu nabi Allah yang terakhir. Siapa lagi kalau bukan junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat, dan kerabat beliau ila yaumil mashir serta kita selaku umatnya yang insyaAllah akan selalu istiqamah dijalan-Nya hingga yaumil akhir, aamiin.
“Ingatlah! Setiap kamu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya” (Al-Hadits). Karena pada dasarnya, setiap manusia adalah pemimpin, minimal pemimpin bagi dirinya sendiri. Pada kesempatan kali ini saya akan meng share tentang kepemimpinan dalam Islam.
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Artinya :“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21).
Dari ayat tadi dapat diambil kesimpulan bahwa Rasulullah SAW, merupakan figur yang paling patut kita teladani, termasuk dalam hal kepemimpinan. Sebab beliau merupakan sosok seorang pemimpin ideal yang sangat berhasil dalam sejarah dunia, bahkan menjadi rahmatan linnas (rahmat bagi manusia) dan rahmatan lil’alamin (rahmat bagi alam).
Kemudian, dalam Islam seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki sekurang-kurangnya 4 (empat) sifat dalam menjalankan kepemimpinannya sebagaimana sifat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW, yakni :
1. Siddiq yang arti jujur, sehingga ia dapat dipercaya oleh orang-orang yang dipimpinnya,
2. Tabligh yang arti menyampaikan, atau kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi,
3. Amanah yang arti dapat dipercaya, atau bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya,
4. Fathanah yang arti cerdas, yaitu kecakapan dalam membuat perencanaan, visi, misi, strategi dan mengimplementasikannya.
Ada baiknya juga, jika kita belajar dari isi pidato Khalifah Abu bakar Assiddiq ra ketika beliau dilantik menjadi pemimpin umat sepeninggalnya Rasulullah SAW, yang mana inti dari isi pidato tersebut dapat dijadikan pedoman dalam memilih profil seorang pemimpin yang baik. Isi pidato tersebut diterjemahkan kurang lebih sebagai berikut :
"Saudara-saudara, Aku telah diangkat menjadi pemimpin bukanlah karena aku yang terbaik diantara kalian semuanya, untuk itu jika aku berbuat baik bantulah aku, dan jika aku berbuat salah luruskanlah aku. Sifat jujur itu adalah amanah, sedangkan kebohongan itu adalah pengkhianatan. 'Orang lemah' diantara kalian aku pandang kuat posisinya di sisiku dan aku akan melindungi hak-haknya. 'Orang kuat' diantara kalian aku pandang lemah posisinya di sisiku dan aku akan mengambil hak-hak mereka yang mereka peroleh dengan jalan yang jahat untuk aku kembalikan kepada yang berhak menerimanya. Janganlah diantara kalian meninggalkan jihad, sebab kaum yang meninggalkan jihad akan ditimpakan kehinaan oleh Allah Swt. Patuhlah kalian kepadaku selama aku mematuhi Allah dan Rasul-Nya. Jika aku durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya maka tidak ada kewajiban bagi kalian untuk mematuhiku. Kini marilah kita menunaikan Sholat semoga Allah Swt melimpahkan Rahmat-Nya kepada kita semua".
Dari pidato Khalifah Abu Bakar di atas, kita bisa menangkap keharusan seorang pemimpin untuk memiliki sifat-sifat sebagai bagian dari akhlak yang mulia.
1. Tawadhu. Secara harfiyah tawadhu artinya rendah hati
2. Menjalin Kerjasama. “Tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam dosa dan permusuhan” (QS 5:2).
3. Memenuhi Hak-Hak Rakyat.
4. Memberantas Kezaliman.
5. Menunjukkan Ketaatan Kepada Allah.
6. Bersikap Demokratis.
7. Komitmen dalam Perjuangan.
8. Sifat Berlaku Adil.
9. Sifat Jujur dan Memegang Amanah.
10. Sifat Terbuka Untuk Dikritik.
Menceritakan kisah Presiden Iran yaitu Ahmadi Najad
Shalat dimanapun, Ketika sampai waktunya
Ia menyumbangkan seluruh karpet Iran Istana yang sangat tinggi nilai maupun harganya itu kepada masjid 2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.
Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan disekitarrumah dan kantor kepresidenannya.
Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu 2 nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.
Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinya seorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau
Kesederhanaan itu sampai ke masalah Makanan
roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.
Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung keruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal 2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.
Tidurpun seadanya
Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal 2 nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto ini diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipulikasikan oleh media masa diseluruh dunia, termasuk Amerika.
Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Assalamu’alaykum Wr Wb...
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Wabihinasta’in wa ‘ala ummuriddunya waddin, wasalatuwassalamu ‘ala asrafil ambiya iwalmursalin, wa’ala alihi wasahbihi ajma’in. Amma ba’du
Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puja serta puji syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang tak pilih kasih tak pandang sayang, yang nikmatnya tak terhitung tak terbilang, yang dengan nikmat tersebut kita bisa berkumpul di tempat ini untuk bertatap muka beradu pandang.
Salawat teriring salam tak lupa kita curahkan kepada putra gurun pasir, yang pada subuh senin dia lahir, patung-patung disekitar ka’bah jatuh tersungkir, yaitu nabi Allah yang terakhir. Siapa lagi kalau bukan junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat, dan kerabat beliau ila yaumil mashir serta kita selaku umatnya yang insyaAllah akan selalu istiqamah dijalan-Nya hingga yaumil akhir, aamiin.
“Ingatlah! Setiap kamu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya” (Al-Hadits). Karena pada dasarnya, setiap manusia adalah pemimpin, minimal pemimpin bagi dirinya sendiri. Pada kesempatan kali ini saya akan meng share tentang kepemimpinan dalam Islam.
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Artinya :“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21).
Dari ayat tadi dapat diambil kesimpulan bahwa Rasulullah SAW, merupakan figur yang paling patut kita teladani, termasuk dalam hal kepemimpinan. Sebab beliau merupakan sosok seorang pemimpin ideal yang sangat berhasil dalam sejarah dunia, bahkan menjadi rahmatan linnas (rahmat bagi manusia) dan rahmatan lil’alamin (rahmat bagi alam).
Kemudian, dalam Islam seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki sekurang-kurangnya 4 (empat) sifat dalam menjalankan kepemimpinannya sebagaimana sifat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW, yakni :
1. Siddiq yang arti jujur, sehingga ia dapat dipercaya oleh orang-orang yang dipimpinnya,
2. Tabligh yang arti menyampaikan, atau kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi,
3. Amanah yang arti dapat dipercaya, atau bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya,
4. Fathanah yang arti cerdas, yaitu kecakapan dalam membuat perencanaan, visi, misi, strategi dan mengimplementasikannya.
Ada baiknya juga, jika kita belajar dari isi pidato Khalifah Abu bakar Assiddiq ra ketika beliau dilantik menjadi pemimpin umat sepeninggalnya Rasulullah SAW, yang mana inti dari isi pidato tersebut dapat dijadikan pedoman dalam memilih profil seorang pemimpin yang baik. Isi pidato tersebut diterjemahkan kurang lebih sebagai berikut :
"Saudara-saudara, Aku telah diangkat menjadi pemimpin bukanlah karena aku yang terbaik diantara kalian semuanya, untuk itu jika aku berbuat baik bantulah aku, dan jika aku berbuat salah luruskanlah aku. Sifat jujur itu adalah amanah, sedangkan kebohongan itu adalah pengkhianatan. 'Orang lemah' diantara kalian aku pandang kuat posisinya di sisiku dan aku akan melindungi hak-haknya. 'Orang kuat' diantara kalian aku pandang lemah posisinya di sisiku dan aku akan mengambil hak-hak mereka yang mereka peroleh dengan jalan yang jahat untuk aku kembalikan kepada yang berhak menerimanya. Janganlah diantara kalian meninggalkan jihad, sebab kaum yang meninggalkan jihad akan ditimpakan kehinaan oleh Allah Swt. Patuhlah kalian kepadaku selama aku mematuhi Allah dan Rasul-Nya. Jika aku durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya maka tidak ada kewajiban bagi kalian untuk mematuhiku. Kini marilah kita menunaikan Sholat semoga Allah Swt melimpahkan Rahmat-Nya kepada kita semua".
Dari pidato Khalifah Abu Bakar di atas, kita bisa menangkap keharusan seorang pemimpin untuk memiliki sifat-sifat sebagai bagian dari akhlak yang mulia.
1. Tawadhu. Secara harfiyah tawadhu artinya rendah hati
2. Menjalin Kerjasama. “Tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam dosa dan permusuhan” (QS 5:2).
3. Memenuhi Hak-Hak Rakyat.
4. Memberantas Kezaliman.
5. Menunjukkan Ketaatan Kepada Allah.
6. Bersikap Demokratis.
7. Komitmen dalam Perjuangan.
8. Sifat Berlaku Adil.
9. Sifat Jujur dan Memegang Amanah.
10. Sifat Terbuka Untuk Dikritik.
Menceritakan kisah Presiden Iran yaitu Ahmadi Najad
Shalat dimanapun, Ketika sampai waktunya
Ia menyumbangkan seluruh karpet Iran Istana yang sangat tinggi nilai maupun harganya itu kepada masjid 2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.
Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan disekitarrumah dan kantor kepresidenannya.
Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu 2 nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.
Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinya seorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau
Kesederhanaan itu sampai ke masalah Makanan
roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.
Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung keruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal 2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.
Tidurpun seadanya
Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal 2 nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto ini diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipulikasikan oleh media masa diseluruh dunia, termasuk Amerika.
Essay tentang Koperasi
Koperasi Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN
Demi Indonesia Lebih Maju
Oleh : Muhammad Fakry Alrasyid / IPB
Koperasi adalah
organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi
kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan
ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Prinsip koperasi adalah
suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi
yang efektif dan tahan lama. Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International
Cooperative Alliance (Federasi koperasi non-pemerintah internasional)
adalah keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela; pengelolaan yang
demokratis; partisipasi anggota dalam ekonomi; kebebasan dan otonomi;
pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi.
Di Indonesia
sendiri telah dibuat UU No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Prinsip
koperasi juga dijelaskan di UU No. 17 tahun 2012. Jenis koperasi menurut
fungsinya dibedakan menjadi koperasi pembelian atau pengadaan atau konsumsi,
koperasi penjualan atau pemasaran, koperasi produksi, dan koperasi jasa.
Kemudian jenis koperasi berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja dibedakan
menjadi koperasi primer, koperasi sekunder, koperasi pusat, gabungan koperasi,
dan induk koperasi. Lalu jenis koperasi menurut status keanggotaanya dibedakan
menjadi koperasi produsen dan koperasi konsumen.
Menurut UU No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.
Keunggulan koperasi adalah untuk memperoleh keunggulan komparatif dari perusahaan lain cukup besar mengingat koperasi mempunyai potensi kelebihan antara lain pada skala ekonomi, aktivitas yang nyata, faktor-faktor precuniary, dan lain-lain. Kewirausahaan koperasi adalah suatu sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil risiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi, dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama.
Pada koperasi, terdapat sistem yang disebut sebagai intermediasi keuangan. Yang artinya proses pembelian dana dari unit surplus (penabung) untuk selanjutnya disalurkan kembali kepada unit defisit (peminjam), yang bisa terdiri dari unit usaha, pemerintah dan juga rumah tangga. Dengan kata lain, intermediasi keuangan merupakan kegiatan pengalihan atau penyaluran dana dari penabung (kelebihan dana) kepada peminjam (kekurangan dana), yang dilakukan oleh lembaga keuangan sebagai mediator.
Sistem yang dianut oleh koperasi adalah sistem simpan pinjam yang sudah diatur didalam sistem informasi koperasi simpan pinjam. Sistem informasi koperasi simpan pinjam adalah suatu sistem software yang akan membantu proses operasional koperasi simpan pinjam dengan menerapkan tertib administrasi pada koperasi yang ketat dengan pencatatan data anggota, simpanan anggota, pinjaman dan jatuh tempo pinjaman. Dilengkapi sistem pelaporan yang sistematis dan akurat. Sistem informasi koperasi simpan pinjam ini dibuat dengan sistem multi user yang memungkinkan pengaksesan sistem informasi oleh beberapa user yang berbeda dalam satu waktu. Sistem ini dirancang dengan sistem keamanan yang handal yang mana setiap level user diset dalam ruang lingkup yang berbeda berdasar urutan otorisasi.
Koperasi juga merupakan landasan pembangunan ekonomi lokal. Koperasi memulai bekerja berdasarkan kebutuhan lokal masyarakat sehingga mereka memiliki komitmen tinggi terhadap masyarakat lokal, hal tersebut sangat berbeda dengan badan usaha lain umumnya. Lalu bagaimana kesiapan koperasi di Indonesia dalam menghadapi era AEC (Asean Economic Community) atau MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015?
Menteri Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Syarief Hasan mengatakan bahwa persiapan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) nasional untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN sudah cukup baik. Persiapan sampai saat ini untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN itu kurang lebih 60 sampai 70 persen.
Adapun langkah-langkah antisipasi yang telah disusun Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk membantu pelaku KUKM menyongsong era pasar bebas ASEAN itu, antara lain peningkatan wawasan pelaku KUKM terhadap Masyarakat Ekonomi ASEAN, peningkatan efisiensi produksi dan manajemen usaha, peningkatan daya serap pasar produk KUKM lokal, penciptaan iklim usaha yang kondusif. Namun, Syarief menyebutkan salah satu faktor hambatan utama bagi sektor Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk bersaing dalam era pasar bebas adalah kualitas sumber daya manusia pelaku KUKM yang secara umum masih rendah. Untuk meningkatkannya, kami melaksanakan berbagai pembinaan dan pelatihan, baik yang bersifat teknis maupun manajerial. Namun, banyaknya tenaga kerja yang tidak terampil tentu berdampak pada kualitas produk yang dihasilkan, kata dia. Oleh karena itu, lanjut Syarief, pihaknya melakukan pembinaan dan pemberdayaan KUKM yang diarahkan pada peningkatan kualitas dan standar produk, agar mampu meningkatkan kinerja KUKM untuk menghasilkan produk-produk yang berdaya saing tinggi.
Dengan adanya koperasi di Indonesia, diharapkan dapat mengembangkan
potensi dan kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia, dan mempertinggi kualitas
kehidupan masyarakat Indonesia, serta memperkokoh perekonomian rakyat
Indonesia, lalu dapat mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan
kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa Indonesia. Tetapi dengan
adanya kekurangan pada koperasi seperti keterbatasan modal, daya saing yang
lemah, rendahnya kesadaran berkoperasi, kemampuan tenaga professional dalam
pengelolaan koperasi. Maka perlu adanya peningkatan dan pengembangan sistem
koperasi di Indonesia.
Kemudian untuk sistem informasi koperasi simpan pinjam ini juga
perlu dikoreksi lagi, apa saja kekurangannya dan bagaimana cara mengatasinya.
Karena tidak semua pelaku KUKM bisa mengoperasikan sistem ini, oleh karena itu
harus disosialisasikan terlebih dahulu kepada pelaku KUKM tersebut.
Di samping itu, koperasi ini dituntut harus siap menghadapi era AEC (Asean Economic Community) 2015 yang sudah didepan mata. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar rakyat Indonesia siap bersaing dengan warga negara asing lainnya. Menteri Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Syarief Hasan telah melakukan pembinaan dan pemberdayaan KUKM yang diarahkan pada peningkatan kualitas dan standar produk, agar mampu meningkatkan kinerja KUKM untuk menghasilkan produk-produk yang berdaya saing tinggi.
Oleh karena itu, perlu adanya kemauan dan keseriusan pelaku KUKM dalam menjalani pembinaan dan pemberdayaan KUKM tersebut. Selain itu, Syarief Hasan juga harus selalu mengkoreksi perihal pembinaan dan pemberdayaan KUKM tersebut, apakah sudah efektif dan efisien dalam proses peningkatan dan perkembangan kualitas sumber daya manusia dan standar produknya.
Demi menjawab tantangan era AEC (Asean Economic Community) 2015, perlu adanya keselarasan antara anggota koperasi dan masyarakat Indonesia sebagai pelaku KUKM dengan pemerintah, salah satunya adalah Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarief Hasan, untuk mencapai kesiapan maksimal menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan siap bersaing di pasar bebas nanti demi Indonesia lebih maju.
Daftar Pustaka
Essay berjudul "Reklamasi Teluk Benoa Bali"
Reklamasi Teluk Benoa Bali
Reklamasi adalah kegiatan yang
dilakukan oleh manusia dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan
ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan cara pengurugan,
pengeringan lahan atau drainase (UU No.27 Tahun 2007). Sesuai dengan
definisinya, tujuan utama reklamasi adalah menjadikan kawasan berair yang rusak
atau tak berguna menjadi lebih baik dan bermanfaat. Kawasan daratan baru
tersebut dapat dimanfaatkan untuk kawasan permukiman, perindustrian, bisnis dan
pertokoan, pelabuhan udara, perkotaan, pertanian, jalur transportasi
alternatif, reservoir air tawar dipinggir pantai, kawasan pengelolaan limbah
dan lingkungan terpadu, serta sebagai tanggul perlindungan daratan lama dari
ancaman abrasi dan juga menjadi suatu kawasan wisata terpadu
(perencanaankota.blogspot.com).
Disaat negara-negara lain seperti
Singapura, Hongkong, dan Dubai antusias untuk mereklamasi daratannya, tetapi di
Indonesia malah terjadi penolakan reklamasi, yaitu di Pulau Bali. Masyarakat
Bali mengaku kecewa dengan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
menandatangani Perpres Nomor 51 Tahun 2014 tentang Tata Ruang Denpasar, Badung,
Gianyar dan Tabanan. Karena Perpres itu dinilai memuluskan jalan reklamasi
Teluk Benoa (okezon.com).
Aksi tolak reklamasi Teluk Benoa itu
dipicu oleh beberapa hal, yaitu mereka tidak ingin wilayah disekitar Teluk
Benoa tersebut semakin tergerus oleh abrasi yang lebih besar dan cepat setelah
direklamasi. Serta masyarakat Bali tidak ingin kehilangan tempat untuk melasti
atau upacara di laut (Puji Sukiswanti).
Penolakan reklamasi tersebut dikarenakan kurangnya komunikasi antara masyarakat Bali dengan pemerintah. Seharusnya pemerintah melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan perwakilan masyarakat Bali dan membuat kesepakatan bersama. Jangan langsung bertindak sewenang-wenangnya saja.
Dan masyarakat Bali sebaiknya mempelajari atau bertanya dahulu kepada yang lebih tau tentang reklamasi, karena tidak selamanya reklamasi itu negatif. Tujuan pemerintah mereklamasi Teluk Benoa Bali adalah untuk mensejahterakan masyarakat Bali dan dunia pariwisata unggulan disana.
Dengan adanya aksi penolakan tersebut, tidak hanya akan menimbulkan kesenjangan sosial, tetapi akan mengganggu kenyamanan para turis domestik maupun mancanegara yang sedang berada disana. Dan akan menimbulkan anggapan bahwa Indonesia adalah negara yang masyarakatnya sering berselisih satu sama lain. Oleh karena itu, semoga masalah reklamasi Teluk Benoa ini tidak berkepanjangan dan cepat terselesaikan.
Karya : Muhammad Fakry Alrasyid
Subscribe to:
Posts (Atom)